Boron ialah suplemen mineral yang dipakai untuk menangani kekurangan (defisiensi) boron pada tubuh

Boron ialah suplemen mineral yang dipakai untuk menangani kekurangan (defisiensi) boron pada tubuh. Beberapa riset memberikan jika suplemen ini kemungkinan bermanfaat untuk menangani ngilu saat menstruasi (dismenore) atau infeksi jamur di organ intim wanita.

Mineral ini bisa diketemukan dalam sayur, buah, atau kacang. Boron dipercayai mempunyai dampak anti-oksidan dan banyak memengaruhi metabolisme dari estrogen, vitamin D, atau beberapa mineral lain, seperti fosfor, kalsium, atau magnesium. Meskipun dipercayai mempunyai banyak manfaat, efektifitas dan keamaan pemakaian boron masih perlu ditelaah selanjutnya.
Peringatan Saat sebelum Konsumsi Boron
Ada banyak hal yang perlu Anda lihat saat sebelum konsumsi suplemen boron, salah satunya:

Tidak boleh konsumsi produk yang memiliki kandungan boron bila Anda alergi dengan mineral ini. Selalu beritahu dokter mengenai kisah alergi yang Anda punyai.
Beritahu dokter bila Anda menanggung derita penyakit ginjal. Suplemen boron seharusnya tidak dipakai oleh seorang yang menanggung derita penyakit ginjal, sebab bisa memberatkan kerja ginjal.
Beritahu dokter bila Anda sedang atau sempat menanggung derita kanker payudara, kanker kandungan, kanker ovarium, endometriosis, atau miom.
Selekasnya jumpai dokter bila terjadi reaksi alergi obat atau overdosis sesudah konsumsi suplemen boron.
Jumlah dan Ketentuan Gunakan Boron
Boron belum mempunyai angka kecukupan nutrisi (AKG) harian yang masih, tapi boron mempunyai bentang jumlah umum, yakni 1-20 mg/hari. Bila boron dipakai untuk menurunkan kram perut saat menstruasi, jumlahnya ialah 10 mg/hari, dimulai dari dua hari saat sebelum sampai tiga hari sesudah periode menstruasi diawali.

Angka Kecukupan Nutrisi Boron
Boron belum mempunyai angka kecukupan nutrisi (AKG) harian permanen. Tetapi ada batasan atas konsumsi yang bisa diterima, seperti perincian berikut ini:

Dewasa:

Umur 19-50 tahun: 20 mg setiap hari
Wanita hamil: 17-20 mg setiap hari
Wanita sedang menyusui: 20-25 mg setiap hari
Beberapa anak dan remaja:

Umur 1-3 tahun: 3 mg setiap hari
Umur 4-8 tahun: 6 mg setiap hari
Umur 9-13 tahun: 11 mg setiap hari
Umur 14-18 tahun: 17 mg setiap hari
Langkah Konsumsi Boron dengan Betul
Turuti saran dokter dan selalu baca ketentuan dan langkah pemakaian yang tercantum di paket suplemen. Tidak boleh menambahkan jumlah atau sering konsumsi suplemen ini untuk menghindar efek yang kemungkinan terjadi. Pakai air putih untuk menelan produk suplemen yang memiliki kandungan boron.

Harus diingat jika suplemen mineral dan vitamin dimakan untuk lengkapi keperluan badan pada mineral dan vitamin, khususnya saat konsumsi mineral dan vitamin dari makanan tidak dapat penuhi keperluan badan.

Taruh suplemen boron di lokasi yang terbebas dari pancaran cahaya matahari langsung. Jauhi dari capaian beberapa anak.

Hubungan Boron dengan Obat Lain
Belum tahu dampak hubungan tentu dari pemakaian boron bersama-sama dengan obat lain. Tetapi, boron yang dipakai bersama obat yang memiliki kandungan estrogen kemungkinan dapat tingkatkan kandungan estrogen pada tubuh.

Disamping itu, boron dipercayai dapat memengaruhi metabolisme dari mineral lain, seperti fosfor atau magnesium. Supaya lebih aman, selalu tanyakan sama dokter bila Anda ingin konsumsi suplemen boron bersama-sama dengan obat atau produk herbal lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *