Cefazolin ialah antibiotik yang dipakai untuk tangani bermacam keadaan karena infeksi bakteri

Cefazolin ialah antibiotik yang dipakai untuk tangani bermacam keadaan karena infeksi bakteri. Disamping itu, obat ini dapat dipakai untuk menahan infeksi bakteri pada seorang yang akan dan sudah jalani operasi.
Memakai Cefazolin dengan Betul
Tanyakan faedah dan resiko pemakaian cefazolin sama dokter saat sebelum memakainya.

Cefazolin ada berbentuk suntik. Pemberian obat akan dilaksanakan oleh dokter, atau oleh tenaga kesehatan atas saran dokter. Obat ini akan disuntikkan ke otot atau pembuluh darah.

Hubungan Obat
Di bawah ini ialah contoh hubungan bikin rugi yang bisa terjadi bila memakai cefazolin bersama-sama dengan beberapa obat lain:

Berkurangnya efektifitas obat pencahar natrium picosulfate, vaksin BCG, dan vaksin tifus.
Bertambahnya kandungan cefazolin pada darah, bila dipakai dengan probenecid.
Bertambahnya resiko efek dari heparin.
Masalah peranan ginjal, bila dipakai dengan obat kelompok aminoglikosida.
Dampak Samping Cefazolin
Sama dengan beberapa obat lain, cefazolin dapat mengakibatkan reaksi efek. Beberapa reaksi yang biasa terjadi sesudah konsumsi obat ini, yakni:

Diare
Sakit di perut
Muntah
Ruam
Pusing
Kecapekan
Gatal-gatal
Hepatitis yang memiliki sifat sementara
Selekasnya jumpai dokter bila Anda rasakan beberapa gejala di atas atau tanda-tanda yang lain Anda mencuriga terkait dengan obat ini. Minum obat diare bisa jadi memperburuk keadaan hingga harus dibicarakan lebih dulu.

Saksikan selanjutnya tentang:

Abses Gigi
Bisul
Brucellosis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *