Ciclosporin bisa juga dipakai untuk menangani menyembuhkan psoriasis, rheumatoid arthritis, dermatitis atopik yang berat, dan sindrom nefrotik

Ciclosporin bisa juga dipakai untuk menangani menyembuhkan psoriasis, rheumatoid arthritis, dermatitis atopik yang berat, dan sindrom nefrotik. Cyclosporine cuman dapat dipakai lewat resep dokter.
Peringatan Saat sebelum Memakai Ciclosporin:
Tidak boleh memakai ciclosporin bila Anda mempunyai kisah alergi dengan obat ini.
Tidak boleh memakai obat ini bila Anda sedang jalani proses fototerapi, radioterapi, kemoterapi, atau sedang memakai obat methotrexate.
Tidak boleh lakukan vaksinasi dengan vaksin hidup, sepanjang memakai ciclosporin.
Sepanjang jalani penyembuhan dengan ciclosporin, tidak boleh berkontak langsung dengan pasien penyakit infeksi yang gampang menyebar, seperti flu, sebab bisa tingkatkan resiko terjangkitnya infeksi.
Beritahu dokter bila Anda menanggung derita penyakit ginjal, hipertensi yang tidak termonitor, kanker, penyakit hati, penyakit infeksi, hiperkolesterolemia, atau kesetidakimbangan elektrolit, seperti hipomagnesemia atau hiperkalemia.
Beritahu dokter bila Anda sedang hamil, menyusui, atau berencana kehamilan.
Beritahu dokter bila Anda sedang memakai beberapa obat tertentu, terhitung suplemen dan obat herbal, khususnya yang memiliki kandungan kalium.
Tidak boleh konsumsi alkohol, memakai kendaraan motor, atau menjalankan alat dan mesin berat, sesudah memakai ciclosporin.
Jauhi melakukan aktivitas di bawah cahaya matahari, memakai lampu dengan cahaya UV, atau lakukan tanning kulit, saat memakai ciclosporin
Selekasnya jumpai dokter bila Anda alami reaksi alergi obat atau overdosis sesudah memakai ciclosporin.
Jumlah dan Ketentuan Gunakan Ciclosporin
Ciclosporin cuman diberi oleh dokter. Jumlahnya akan disamakan dengan tipe penyakit, umur, dan tanggapan badan pasien pada penyembuhan. Berikut keterangan mengenai jumlah ciclosporin:

Keadaan: Imunosupresan saat transplantasi organ

Wujud obat: Suntikan

Dewasa
Jumlah: 5-6 mg/kgBB setiap hari diberi lewat infus sepanjang 2-6 jam, selanjutnya diteruskan dengan pemakaian obat minum.
Wujud obat: Kapsul

Dewasa
Jumlah awalnya: 10-15 mg/kgBB setiap hari, jumlah diberi 4-12 jam saat sebelum operasi.
Jumlah perawatan: 2-6 mg/kgBB setiap hari.
Keadaan: Psoriasis dan dermatitis atopik (eksim atopik) berat

Wujud obat: Kapsul

Dewasa
Jumlah: 2,5 mg/kgBB setiap hari. Jumlah bisa di turunkan sesudah tanda-tanda lebih baik.
Jumlah optimal: 5 mg/kgBB setiap hari, sepanjang 6 minggu.
Keadaan: Rheumatoid arthritis

Wujud obat: Kapsul

Dewasa
Jumlah: 2,5 mg/kgBB setiap hari, sepanjang 6-8 minggu.
Jumlah optimal: 4 mg/kgBB setiap hari.
Keadaan: Sindrom nefrotik
Wujud obat: Kapsul atau sirop

Dewasa
Jumlah: 5 mg/kgBB setiap hari yang di bagi jadi 2 jumlah.
Beberapa anak
Jumlah: 3-6 mg/kgBB setiap hari yang di bagi jadi 2 jumlah
Keadaan: Penyembuhan sesudah transplantasi sumsum tulang

Wujud obat: Suntik

Dewasa
Jumlah awalnya: 3-5 mg/kgBB setiap hari semenjak satu hari saat sebelum operasi transplantasi sumsum tulang.
Jumlah kelanjutan: 3-5 mg/kgBB sepanjang optimal dua minggu.
Wujud obat: Kapsul

Dewasa
Jumlah perawatan: 12,5 mg/kgBB setiap hari sepanjang 3-6 bulan. Jumlah ini diberi sesudah jumlah kelanjutan sediaan suntik.
Langkah Memakai Ciclosporin dengan Betul
Ciclosporin berbentuk suntik cuman bisa diberi oleh dokter atau petugas klinis di bawah pemantauan dokter.

Turuti saran dokter dalam memakai ciclosporin kapsul atau sirop atau baca panduan penggunaan di paket obat. Obat ini dapat dimakan saat sebelum atau setelah makan. Bila Anda konsumsi ciclosporin sirop, pakai alat ukur yang ada dalam paket.

Untuk mengoptimalkan dampak obat, konsumsi ciclosporin dalam kurun waktu yang serupa sehari-harinya. Tidak boleh menambahkan atau kurangi jumlah tanpa konsultasi sama dokter untuk menghindar terjadi efek atau menyusutnya efektifitas obat.

Bila Anda lupa konsumsi ciclosporin kapsul atau sirop, dianjurkan untuk selekasnya melakukan demikian terpikir, bila interval dengan agenda konsumsi selanjutnya tidak begitu dekat. Kalau sudah dekat, acuhkan dan tidak boleh melipatgandakan jumlah.

Taruh ciclosporin dengan rapat dalam paketannya. Tempatkan pada tempat bersuhu ruang yang tidak lembab dan panas. Tidak boleh taruh obat di almari es. Hindari obat dari cahaya matahari dan jauhi dari capaian beberapa anak.

Hubungan Ciclosporin dengan Obat dan Bahan Lain

Ada banyak hubungan obat yang bisa terjadi jika ciclosporin dipakai dengan obat lain, salah satunya:

Kenaikan resiko berlangsungnya kejang bila dipakai bersama-sama dengan methylprednisolone jumlah tinggi
Kenaikan resiko berlangsungnya rhabdomyolysis bila dipakai bersama simvastatin
Pengurangan efektifitas dan kenaikan resiko berlangsungnya infeksi dari vaksin hidup seperti vaksin BCG, atau vaksin MMR
Pengurangan efektifitas ciclosporin bila dipakai carbamazepine, phenobarbital, phenytoin, isoniazid, atau rifampicin
Kenaikan efektifitas ciclosporin bila dipakai dengan diltiazem, doxycycline, erythromycin, ketoconazole, kloramfenikol, nicardipine, verapamil, atau pil kb
Mengusik peranan ginjal bila dipakai bersama-sama dengan obat kelompok aminoglikosida, atau obat tipe lain, seperti amphotericin B, ciprofloxacin, colchicine, methothrexate, kotrimoksazol, dan obat antiinflamasi nonsteroid
Disamping itu, konsumsi jeruk bali (grapefruit) bertepatan dengan ciclosporin bisa tingkatkan kandungan cyclosporine pada darah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *