Clobetasol ialah obat untuk menurunkan gatal, kemerahan, infeksi, dan merasa tidak nyaman, di kulit karena eksim, psoriasis, dermatitis, lichen planus, atau lupus

Clobetasol ialah obat untuk menurunkan gatal, kemerahan, infeksi, dan merasa tidak nyaman, di kulit karena eksim, psoriasis, dermatitis, lichen planus, atau lupus. Clobetasol terhitung kelompok obat antiradang kortikosteroid dan cuman bisa dipakai berdasar resep dokter.

Clobetasol bekerja dengan aktifkan protein khusus yang dapat menghalangi infeksi. Langkah kerja ini akan kurangi bengkak, gatal, dan kemerahan di kulit. Clobetasol ada berbentuk tropis yang dipakai dengan dibalurkan ke atas kulit.
Peringatan Saat sebelum Konsumsi Clobetasol
Clobetasol adalah obat kortikosteroid yang jangan dipakai secara asal-asalan. Saat sebelum memakai clobetasol, Anda perlu memerhatikan banyak hal berikut ini:

Tidak boleh memakai clobetasol bila Anda mempunyai kisah alergi dengan obat ini atau obat kelompok kortikosteroid lain.
Tidak boleh memakai clobetasol di wajah, pangkal paha, atau ketiak, terkecuali atas instruksi dari dokter.
Tidak boleh pakai clobetasol di kulit yang cedera, tergesek, atau alami cedera bakar.
Saat memakai clobetasol, janganlah sampai terserang mata, hidung, mulut, atau vagina. Bila tanpa menyengaja terserang, selekasnya basuh sama air bersih.
Beritahu dokter bila Anda sedang memakai beberapa obat lain, terhitung suplemen dan produk herbal. Bila Anda sedang memakai obat beri lain, yakinkan untuk memberitahu dokter.
Beritahu dokter bila Anda sedang menanggung derita infeksi di kulit atau permasalahan kulit lain, seperti jerawat atau rosacea, dan bila Anda mempunyai kisah diabetes, sindrom Cushing, atau penyakit hati.
Beritahu dokter bila Anda sedang hamil, merencanakan untuk hamil, atau sedang menyusui.
Beritahu dokter bila Anda sedang memakai clobetasol saat sebelum jalani operasi, terhitung operasi gigi.
Bila sesudah memakai clobetasol terjadi reaksi alergi obat, selekasnya jumpai dokter.
Jumlah dan Ketentuan Gunakan Clobetasol
Clobetasol ada berbentuk salep dan cream 0,05%. Jumlah clobetasol yang diberi dokter pada setiap pasien dapat berbeda. Ini bergantung pada umur dan keadaan penyakit kulit yang ingin diobati dengan obat ini. Di bawah ini ialah jumlah umum pemakaian clobetasol:

Dewasa: 1-2 kali satu hari sepanjang satu minggu. Bila dipakai 2 kali satu hari, yakinkan ada jarak seputar 8-12 jam dari pemakaian pertama.
Beberapa anak: jumlah cream yang dipakai akan disamakan dengan umur dan keadaan pasien. Pada anak di bawah 12 tahun, tidak boleh memakai obat ini lebih dari 5 hari, terkecuali atas anjuran dokter.
Langkah Memakai Clobetasol dengan Betul
Turuti saran dokter dan selalu baca perintah yang tertera dalam paket ketika akan memakai clobetasol. Tidak boleh mengganti jumlah clobetasol, terkecuali dianjurkan oleh dokter.

Bersihkan dan keringkan tangan Anda saat sebelum memakai clobetasol. Berikan cream atau salep pada tempat kulit yang memiliki masalah. Bersihkan tangan setelah memoleskan clobetasol, terkecuali bila Anda menyembuhkan sisi tangan.

Tidak boleh memakai clobetasol bertepatan dengan cream atau salep lain, seperti pelembab. Nantikan minimal 30 menit sesudah pemakaian clobetasol.

Bila Anda perlu memakai perban atau plester, nantikan minimal 10 menit sesudah pemakaian clobetasol. Seharusnya, tidak boleh tutup permukaan kulit yang sudah dibalurkan clobetasol, terlebih bila dipakai pada anak.

Bila lupa memakai clobetasol, selekasnya berikan saat Anda mengingatnya. Kalau sudah dekati waktu jumlah selanjutnya, lalui jumlah yang lewatkan dan dan tidak boleh melipatgandakan jumlah clobetasol selanjutnya untuk gantikan jumlah yang lewatkan.

Taruh clobetasol pada temperatur ruang dan jauhi dari pancaran cahaya matahari dan kelembapan.

Hubungan Clobetasol dengan Obat Lain
Clobetasol bisa tingkatkan resiko berlangsungnya efek serius bila dipakai bersama obat infeksi HIV, seperti ritovanir, dan obat antijamur, seperti itraconazole.

Meskipun belum tahu dampak interaksinya, yakinkan selalu untuk memberitahu dokter bila Anda sedang memakai obat kortikosteroid tertentu, seperti prednison, dan obat yang turunkan mekanisme ketahanan tubuh, seperti ciclosporin.

Dampak Samping dan Bahaya Clobetasol
Ada banyak efek yang kemungkinan muncul karena pemakaian clobetasol, diantaranya:

Kulit berasa gatal, iritasi, kemerahan, atau berasa panas
Tampil jerawat
Tampil tonjolan merah kecil atau ruam di seputar mulut
Tampil tonjolan kecil putih atau merah di kulit
Tampil bintik merah, ungu atau garis di bawah kulit
Tampil bengkak di kulit
Kulit jadi tipis dan ringkih
Warna kulit berbeda
Kerjakan pengecekan ke dokter bila keluh kesah yang sudah disebut sebelumnya tidak juga berkurang dan makin bertambah berat.

Meskipun jarang ada, selekasnya ke dokter bila Anda alami efek yang lebih serius atau alami reaksi alergi obat sesudah Anda memakai clobetasol. Beberapa efek serius yang dapat terjadi ialah:

Masalah pandangan
Kulit yang dibaluri obat terlihat kemerahan, lebam, dan bernanah
Tampil cedera dan ruam kronis di kulit
Berat tubuh naik mencolok
Badan dan otot berasa capek
Stres dan pengubahan situasi hati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *