Dabigatran ialah obat antikoagulan atau pencair darah yang dipakai untuk kurangi resiko darah menggumpal yang dapat menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah

Dabigatran ialah obat antikoagulan atau pencair darah yang dipakai untuk kurangi resiko darah menggumpal yang dapat menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah.

Dabigatran dipakai untuk:

Tangani stroke pada pasien salah masalah irama jantung, fibrilasi atrium.
Menahan dan menangani penyumbatan di pembuluh darah vena di tungkai (deep vein thrombosis) atau paru-paru (emboli paru), khususnya untuk pasien yang akan jalani operasi pergantian persendian panggul atau persendian lutut.
Baca panduan pada paket obat, dan ikuti saran dokter dalam konsumsi dabigatran. Tidak boleh menambah atau kurangi jumlah tanpa izin dokter.

Kapsul dabigatran bisa dimakan saat sebelum atau sesudah makan. Telan kapsul secara utuh, bila kesusahan saat menelan, bisa ditolong dengan konsumsi air putih. Tidak boleh merusak atau kunyah kapsul dalam mulut. Upayakan untuk konsumsi dabigatran pada pukul yang serupa sehari-harinya supaya penyembuhan optimal.

Untuk pasien yang lupa konsumsi dabigatran, dianjurkan untuk selekasnya melakukan demikian ingat jika interval dengan agenda konsumsi selanjutnya tidak begitu dekat. Kalau sudah dekat, acuhkan dan tidak boleh melipatgandakan jumlah.

Hubungan Obat

Tanyakan ke dokter saat sebelum memakai beberapa obat di bawah ini bersama-sama dengan konsumsi dabigatran, karena bisa memunculkan hubungan obat tidak diharapkan:

Carbamazepine, phenytoin, atau rifampicin − turunkan dampak dabigatran.
Ciclosporin, itraconazole, ketoconazole, atau tacrolimus − meningkatkan dampak dabigatran.
Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), obat pencair darah yang lain − tingkatkan resiko pendarahan.
Clarithromycin − tingkatkan kandungan serum dabigatran.
Ketahui Dampak Samping dan Bahaya Dabigatran

Seperti beberapa obat yang lain, dabigatran mempunyai potensi memunculkan efek sesudah dimakan. Meskipun begitu, tidak seluruhnya merasakannya, karena tanggapan seorang pada obat bisa berbeda. Di bawah ini ialah beberapa efek dabigatran:

Kepala berasa pusing atau kunang-kunang.
Mual, muntah, dan tidak nikmat tubuh.
Berasa capek.
Napas sesak, jantung berdebar-debar, dan muka pucat yang disebut pertanda alami anemia.
Ngilu perut atau masalah pada aliran pencernaan.
Selekasnya hentikan penggunaan obat dan datangi rumah sakit paling dekat, bila terjadi reaksi alergi yang diikuti dengan:

Ruam kulit (gatal, lebam, merah, atau kulit mengelupas).
Bengkak di wajah atau kerongkongan.
Susah bicara.
Napas mengeluarkan bunyi atau mengi.
Napas sesak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *