Peringatan Saat sebelum Memakai Bromhexine

Peringatan Saat sebelum Memakai Bromhexine
Ada banyak hal yang perlu jadi perhatian saat sebelum memakai bromhexine, diantaranya:

Tidak boleh memakai bromhexine bila Anda alergi pada obat ini.
Tanyakan sama dokter lebih dulu saat sebelum memberi bromhexine atau produk yang memiliki kandungan bromhexine ke anak umur di bawah dua tahun.
Tanyakan sama dokter lebih dulu saat sebelum memakai bromhexine bila Anda pernah atau sedang menanggung derita paru-paru basah (pneumonia), penyakit hati, asma, tukak lambung, atau penyakit paru obstuktif akut (PPOK).
Tanyakan sama dokter lebih dulu saat sebelum memakai bromhexine bila Anda mengalami keadaan yang mengakibatkan pengurangan mekanisme ketahanan tubuh, seperti pascakemoterapi atau menanggung derita HIV/AIDS.
Beritahu dokter bila Anda sedang konsumsi obat, suplemen, atau produk herbal tertentu.
Selekasnya ke dokter bila tampil reaksi alergi obat, efek yang serius, atau overdosis, sesudah konsumsi bromhexine.
Jumlah dan Ketentuan Gunakan Bromhexine
Berikut jumlah umum bromhexine berdasar wujud obat dan umur pasien:

Bromhexine tablet dan sirop

Dewasa dan anak umur ≥12 tahun : 8-16 mg, 3x satu hari
Beberapa anak umur 6-11 tahun: 8 mg, 3x satu hari
Beberapa anak umur 2-5 tahun: 4 mg, 2 kali satu hari
Kecuali ada berbentuk sediaan obat minum (tablet atau sirop), bromhexine mempunyai wujud sediaaan suntik. Untuk wujud sediaan suntik, pemberiannya akan langsung diberikan oleh dokter atau petugas klinis di bawah pemantauan dokter.

Langkah Memakai Bromhexine dengan Betul
Turuti saran dokter dan baca info obat yang tercantum pada cap paket, saat sebelum Anda memakai bromhexine. Tidak boleh memakai bromhexine lebih dari 14 hari tanpa izin dokter.

Bromhexine tablet dan sirop bisa dimakan saat sebelum atau setelah makan. Minum tablet bromhexine sama air putih. Tidak boleh kunyah atau merusak tablet karena bisa tingkatkan efek.

Untuk bromhexine wujud sirop, kocoklah botol lebih dulu saat sebelum sirop dimakan. Pakai sendok ukur yang umumnya telah ada dalam kotak paket. Tidak boleh pakai sendok makan biasa karena ukuran jumlahnya berlainan.

Yakinkan ada jarak saat yang cukup di antara satu jumlah dengan jumlah selanjutnya dan upayakan selalu untuk konsumsi obat pada pukul yang serupa sehari-harinya.

Pasien yang lupa konsumsi bromhexine dianjurkan untuk selekasnya melakukan demikian ingat, bila interval dengan jumlah selanjutnya belum begitu dekat. Kalau sudah dekat, acuhkan dan tidak boleh melipatgandakan jumlah.

Taruh bromhexine pada temperatur ruang dan dalam tempat tertutup untuk menghindar pancaran cahaya matahari, dan jauhi dari capaian beberapa anak.

Hubungan Bromhexine dengan Obat Lain
Bromhexine bisa tingkatkan peresapan beberapa obat antibiotik bila dipakai secara bertepatan. Selalu beritahu dokter bila ingin memakai bromhexine bertepatan dengan beberapa obat yang lain.

Dampak Samping Bromhexine
Efek yang kemungkinan terjadi sesudah memakai bromhexine ialah:

Pusing
Sakit di kepala
Mual
Muntah
Perut kembung
Diare
Kontrol diri ke dokter bila efek di atas tidak juga surut atau malah makin lebih buruk. Selekasnya jumpai dokter jika terjadi reaksi alergi obat yang dapat diikuti dengan keluh kesah, seperti susah bernapas, ruam gatal di kulit, atau lebam di bibir atau kelopak mata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *